TDA Double link list :
Instans :
Kumpulan informasi biasanya berupa karakter huruf kecil
Operation :
disini perintahnya disuruh membuat_node(char x) : membuat node baru dengan informasi karakter x
Tambah_elemen_didepan() : menambah elemen paling depan (pointernya menunjuk elemen pertama link list dan ditunjuk oleh elemen pertama link list)
Tambah_elemen_dibelakang() : menambah elemen paling belakang (pointer elemen terakhir link list menunjuk elemen baru dan elemen terakhir link list ditunjuk oleh elemen baru)
Tampilkan() : menelusuri elemen demi elemen dan menampilkan informasinya
Kelas Double link list diatas diasumsikan sebagai berikut :
Class Node{
…
private :
char info;
Node *berikut; // untuk menunjuk ke node berikutnya
Node *sebelum; // untuk menunjuk ke node sebelumnya
};
Menambahkan elemen baru di depan dengan informasi ‘p’ :
Node *baru;
baru->info = ’p’;
baru->berikut = firstNode;
firstNode<-sebelum = baru;
baru<-sebelum=NULL;
firstNode = baru;
Menambahkan elemen baru di belakang dengan informasi ‘w’ :
Baru->info = ‘w’;
lastNode->berikut = baru;
baru->berikut = NULL;
baru<-sebelum = lastNode;
lastNode = baru;
SISTEM OPERASI MS-DOS
MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System. MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson--yang belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS--pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086.
Versi MS-DOS
MS-DOS versi 1.xx
Ini adalah versi awal di mana MS-DOS pertama kali diluncurkan oleh Microsoft. Isinya, tentu saja sangat primitif dan hanya berisi kerangka dasar saja: tidak ada tampilan grafik untuk mengelola berkas, tidak mendukung jaringan
MS-DOS versi 2.xx
MS-DOS versi 2.0 memiliki banyak sekali perbaikan dari MS-DOS 1.1 yang ditujukan untuk komputer IBM PC 5150. Di antaranya adalah dukungan untuk penggunaan struktur direktori yang hierarkis (bercabang) seperti layaknya sebuah pohon yang memiliki akar (root) dan cabang (branch). Selain itu, MS-DOS 2.0 juga mendukung berbagai macam fungsi yang diadopsi dari UNIX, seperti halnya penggunaan I/O redirection (>, >>, <, <<) dan print spooler
MS-DOS versi 3.xx
DOS 3.0 adalah versi yang dapat mendukung fungsi jaringan, walaupun terbatas pada jaringan dengan konsep kelompok kerja (workgroup) dan terkoneksi sebagai sebuah klien pada sebuah server
MS-DOS versi 4.xx
Pada DOS versi 4.0 ini, Microsoft membuat sebuah program shell dengan nama DOS Shell, yang memiliki tampilan seperti DOS Executive milik Windows versi 1.0. Pada saat itu, ada sebuah program shell yang juga populer yang berjalan di atas sistem operasi DOS, dengan nama Norton Commander (NC) yang dibuat oleh Peter Norton. Dengan menggunakan shell, pengguna dapat lebih mudah mengorganisasikan berkas dan arsip, dan menjalankan program, dalam satu layar saja. Selain itu, karena mouse dapat mempermudah pengoperasian komputer, DOS Shell juga dapat mendukungnya.
Versi 4.0 ini merupakan versi yang paling banyak perubahannya. Versi selanjutnya merupakan versi-versi perbaikan saja, dan berbagai tambahan utilitas.
MS-DOS versi 5.xx
DOS dengan meluncurkan MS-DOS versi 5.0. Versi 5.0 ini dirilis pada tahun 1991, dan memiliki berbagai fitur yang jauh lebih baik, seperti halnya device driver yang dapat diinstal pada area memori di atas 640K (HMA), dengan menggunakan parameter DEVICEHIGH pada berkas konfigurasi CONFIG.SYS dan LOADHIGH pada berkas AUTOEXEC.BAT sehingga memperbanyak kemungkinan untuk menjalankan program yang membutuhkan conventional memory (memori 640K awal yang dimiliki oleh komputer) yang lebih besar.
MS-DOS versi 6.xx
MS-DOS versi 6.0 ini dirilis pada tahun 1993. Versi ini memiliki banyak utilitas tambahan, seperti halnya Antivirus (MSAV.EXE), Virus Protection (VSAFE.COM) yang diadopsi dari Central Point PC-Tools. Pada MS-DOS versi 6.0 ini juga menyertakan utilitas yang dapat membuat penempatan berkas menjadi lebih efisien dengan nama DoubleSpace
MS-DOS versi 7.xx
MS-DOS versi 7.0 ini dirilis hanya beberapa bulan sebelum Microsoft meluncurkan Windows 95, sebuah versi Windows yang benar-benar independen dari MS-DOS. Tidak banyak peningkatan yang terjadi pada DOS 7.00 ini karena beberapa fungsi yang telah dipindahkan ke Windows 95. Windows 95 adalah sebuah versi Windows dengan tambahan Win-32 API dan desktop yang didesain ulang.
SISTEM OPERASI MAC OS
Mac OS X adalah versi terbaru dari sistem operasi Mac OS untuk komputer Macintosh. Sistem operasi ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 2001 dan populer di kalangan pengguna.
Karakter "X" adalah nomor Romawi yang berarti sepuluh, di mana versi ini adalah penerus dari sistem operasi yang digunakan sebelumnya seperti Mac OS 8 dan Mac OS 9. Beberapa orang membacanya sebagai huruf "X" yang terdengar seperti "eks". Salah satu alasan mengapa mereka menafsir sedemikian karena tradisi untuk memberikan nama sistem operasi yang berbasis Unix dengan akhiran "x" (misalnya AIX, IRIX, Linux, Minix, Ultrix, Xenix).
Mac OS X Server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala besar. Contoh fitur tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah piranti lunak untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS. Selain itu cara melisensinya juga berbeda.
Mac OS X adalah sistem operasi yang menggunakan kernel BSD sehingga beberapa kalangan mengatakan bahwa Mac OS X termasuk dalam keluarga Unix. Hal yang menarik dari OS ini adalah keindahan tampilannya sehingga menjadikannya panutan bagi pengembang desktop lain.[rujukan?]
Rilis terakhir Mac OS diluncurkan sekitar bulan Mei 2005 dengan kode Tiger dengan versi 10.4.
Tahapan-tahapan OS X:
• Mac OS X Server 1.0 kode: "Rhapsody", dirilis: Maret 1999.
• Mac OS X Public Beta kode: "Kodiak", dirilis: September 2000.
• Mac OS X 10.0 (update 10.0.1-10.0.2-10.0.3-10.0.4) kode: "Cheetah", dirilis: Maret 2001.
• Mac OS X 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: "Puma", dirilis: Oktober 2001.
• Mac OS X Server 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: "Puma", dirilis: November 2001.
• Mac OS X 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2.8) kode: "Jaguar", dirilis: Agustus 2002.
• Mac OS X Server 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2.8), dirilis Agustus 2002.
• Mac OS X 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9) kode: "Panther", dirilis Oktober 2003.
• Mac OS X Server 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9), dirilis Oktober 2003.
• Mac OS X 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) kode: "Tiger", dirilis: April 2005.
• Mac OS X Server 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) dirilis: April 2005.
• Mac OS X 10.5 (update 10.5.1-10.5.2-10.5.3-10.5.4) kode: "Leopard", dirilis: Oktober 2007
• Max OS X 10.6 (kode: "Snow Leopard"; direncanakan beredar pada Juni 2009)
SISTEM OPERASI WINDOWS
Pergerakan versi Windows kelas rumahan
• Windows 1.0
• Windows 2.0
• Windows 2.1 (alias Windows/286 and Windows/386)
• Windows 3.0, Windows 3.1, Windows 3.1 for Workgroups, Windows 3.11, Windows 3.11 for Workgroups (WfW)
• Windows 95 (Windows 4.0)
• Windows 98 (Windows 4.1)
• Windows Millennium Edition (Windows 4.)
Pergerakan versi Microsoft berbasis Windows NT
• Windows NT 3.1, 3.5
• Windows NT 4.0
• Windows 2000 (Windows NT 5.0)
• Windows XP (Windows NT 5.1)
• Windows Server 2003, Windows XP 64-bit Edition 2003 (Windows NT 5.2)
• Windows XP Professional x64 Edition (Windows NT 5.2)
• Windows Fundamentals for Legacy PCs (Windows NT 5.1)
• Windows Vista (Windows NT 6.0)
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih "memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS.
Windows 2.x
Windows versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer dibandingkan dengan pendahulunya
Windows 3.0
Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual
Microsoft merilis Windows 95 dalam lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:
• Windows 95 - rilis yang sebenarnya dari Windows 95
• Windows 95 A - mencakup pembaruan Windows 95 Original Service Release 1 (OSR1) yang dimasukkan secara langsung terhadap instalasi.
• Windows 95 B - mencakup beberapa pembaruan mayor lainnya, seperti halnya sistem berkas FAT32, dan Internet Explorer 3.0. Versi ini juga dikenal dengan Windows 95 OSR2, atau banyak orang di Indonesia menyebutnya sebagai Windows 97.
• Windows 95 B USB - atau Windows 95 OSR2.1 merupakan versi Windows 95 yang menawarkan dukungan terhadap perangkat keras berbasis bus Universal Serial Bus/USB.
• Windows 95 C - atau Windows 95 OSR2.5 mencakup semua fitur di atas, ditambah Internet Explorer 4.0. Versi ini merupakan versi yang paling terakhir dirilis dari seri Windows 95.
Microsoft merilis Windows NT 4.0, sebagai penerus Windows NT 3.x yang sukses mengancam dominasi Novell Netware dan UNIX di pasar korporat. Windows NT 4.0 ini pada awalnya dikembangkan sebagai sebuah bagian dari usaha untuk memperkenalkan Windows NT kepada pasar workstation. NT 4.0 memiliki antarmuka yang sama dengan Windows 95, tetapi menggunakan kernel yang sama dengan Windows NT.
Windows NT 4.0 datang dalam empat versi:
• Windows NT 4.0 Workstation
• Windows NT 4.0 Server
• Windows NT 4.0 Server, Enterprise Edition (yang mencakup dukungan terhadap clustering dan SMP hingga 8-way)
• Windows NT 4.0 Terminal Server
• Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
Windows 2000
• Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0 atau "NT 5.0". Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.
• Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya.
Windows 2000 tersedia dalam enam edisi, yakni:
• Windows 2000 Professional
• Windows 2000 Server
• Windows 2000 Advanced Server
• Windows 2000 Datacenter Server
• Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
• Windows 2000 Datacenter Server Limited Edition
Windows Me
Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur "System Restore," yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami kegagalan
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
Windows XP
Windows XP tersedia dalam beberapa versi:
• Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
• Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
• Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
• Windows XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
• Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulan November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
o Windows XP Media Center Edition 2003
o Windows XP Media Center Edition 2004
o Windows XP Media Center Edition 2005, yang dirilis pada 12 Oktober 2004.
• Windows XP Tablet PC Edition, yang ditujukan untuk PC Tablet (PC dengan layar sentuh)
o Windows XP Tablet PC Edition 2005
• Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk sistem benam (embedded system)
• Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para pengguna komputer di beberapa negara berkembang.
• Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25 April 2005 untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakan prosesor 64-bit yang berbasiskan set instruksi x86-64 (AMD64 atau Intel EM64T).
• Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP yang ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan kompatibilitas dengan aplikasi 32-bit dengan menggunakan emulator perangkat lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor terakhir workstation berbasis prosesor Itanium menghentikan produk-produknya sebagai "workstation", karena memang mereka cenderung memfokuskan Itanium sebagai basis komputer server.
o Windows XP 64-bit Edition 2003, dibuat berbasiskan basis kode Windows NT 5.2 (sama seperti Windows Server 2003).
• Windows Server 2003
Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk sistem operasi Windows 2000 Server, yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage Your Server wizard" yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi 5.2.
Windows Server 2003 tersedia dalam lima buah edisi:
• Windows Server 2003, Web Edition
• Windows Server 2003, Standard Edition
• Windows Server 2003, Enterprise Edition (32-bit dan 64-bit)
• Windows Server 2003, Datacenter Edition
• Windows Server 2003, Small Business Server
Windows Vista
Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP
Windows Vista dijual dalam beberapa edisi:
• Windows Vista Starter
• Windows Vista Home Basic
• Windows Vista Home Premium
• Windows Vista Business
• Windows Vista Enterprise
• Windows Vista Ultimate
Windows Server 2008
Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode "Windows Server Codenamed Longhorn." Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dengan Windows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.
[sunting] Windows 7
Rilis selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik. Spesifikasi Windows 7 lebih ringan dan harganya juga lebih murah dari pada Windows Vista.
Sama seperti Windows Vista, Windows 7 juga terdiri 6 edisi yaitu:
• Windows 7 Starter
• Windows 7 Home Basic
• Windows 7 Home Premium
• Windows 7 Professional
• Windows 7 Ultimate
• Windows 7 Enterprise
MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System. MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson--yang belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS--pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086.
Versi MS-DOS
MS-DOS versi 1.xx
Ini adalah versi awal di mana MS-DOS pertama kali diluncurkan oleh Microsoft. Isinya, tentu saja sangat primitif dan hanya berisi kerangka dasar saja: tidak ada tampilan grafik untuk mengelola berkas, tidak mendukung jaringan
MS-DOS versi 2.xx
MS-DOS versi 2.0 memiliki banyak sekali perbaikan dari MS-DOS 1.1 yang ditujukan untuk komputer IBM PC 5150. Di antaranya adalah dukungan untuk penggunaan struktur direktori yang hierarkis (bercabang) seperti layaknya sebuah pohon yang memiliki akar (root) dan cabang (branch). Selain itu, MS-DOS 2.0 juga mendukung berbagai macam fungsi yang diadopsi dari UNIX, seperti halnya penggunaan I/O redirection (>, >>, <, <<) dan print spooler
MS-DOS versi 3.xx
DOS 3.0 adalah versi yang dapat mendukung fungsi jaringan, walaupun terbatas pada jaringan dengan konsep kelompok kerja (workgroup) dan terkoneksi sebagai sebuah klien pada sebuah server
MS-DOS versi 4.xx
Pada DOS versi 4.0 ini, Microsoft membuat sebuah program shell dengan nama DOS Shell, yang memiliki tampilan seperti DOS Executive milik Windows versi 1.0. Pada saat itu, ada sebuah program shell yang juga populer yang berjalan di atas sistem operasi DOS, dengan nama Norton Commander (NC) yang dibuat oleh Peter Norton. Dengan menggunakan shell, pengguna dapat lebih mudah mengorganisasikan berkas dan arsip, dan menjalankan program, dalam satu layar saja. Selain itu, karena mouse dapat mempermudah pengoperasian komputer, DOS Shell juga dapat mendukungnya.
Versi 4.0 ini merupakan versi yang paling banyak perubahannya. Versi selanjutnya merupakan versi-versi perbaikan saja, dan berbagai tambahan utilitas.
MS-DOS versi 5.xx
DOS dengan meluncurkan MS-DOS versi 5.0. Versi 5.0 ini dirilis pada tahun 1991, dan memiliki berbagai fitur yang jauh lebih baik, seperti halnya device driver yang dapat diinstal pada area memori di atas 640K (HMA), dengan menggunakan parameter DEVICEHIGH pada berkas konfigurasi CONFIG.SYS dan LOADHIGH pada berkas AUTOEXEC.BAT sehingga memperbanyak kemungkinan untuk menjalankan program yang membutuhkan conventional memory (memori 640K awal yang dimiliki oleh komputer) yang lebih besar.
MS-DOS versi 6.xx
MS-DOS versi 6.0 ini dirilis pada tahun 1993. Versi ini memiliki banyak utilitas tambahan, seperti halnya Antivirus (MSAV.EXE), Virus Protection (VSAFE.COM) yang diadopsi dari Central Point PC-Tools. Pada MS-DOS versi 6.0 ini juga menyertakan utilitas yang dapat membuat penempatan berkas menjadi lebih efisien dengan nama DoubleSpace
MS-DOS versi 7.xx
MS-DOS versi 7.0 ini dirilis hanya beberapa bulan sebelum Microsoft meluncurkan Windows 95, sebuah versi Windows yang benar-benar independen dari MS-DOS. Tidak banyak peningkatan yang terjadi pada DOS 7.00 ini karena beberapa fungsi yang telah dipindahkan ke Windows 95. Windows 95 adalah sebuah versi Windows dengan tambahan Win-32 API dan desktop yang didesain ulang.
SISTEM OPERASI MAC OS
Mac OS X adalah versi terbaru dari sistem operasi Mac OS untuk komputer Macintosh. Sistem operasi ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 2001 dan populer di kalangan pengguna.
Karakter "X" adalah nomor Romawi yang berarti sepuluh, di mana versi ini adalah penerus dari sistem operasi yang digunakan sebelumnya seperti Mac OS 8 dan Mac OS 9. Beberapa orang membacanya sebagai huruf "X" yang terdengar seperti "eks". Salah satu alasan mengapa mereka menafsir sedemikian karena tradisi untuk memberikan nama sistem operasi yang berbasis Unix dengan akhiran "x" (misalnya AIX, IRIX, Linux, Minix, Ultrix, Xenix).
Mac OS X Server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala besar. Contoh fitur tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah piranti lunak untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS. Selain itu cara melisensinya juga berbeda.
Mac OS X adalah sistem operasi yang menggunakan kernel BSD sehingga beberapa kalangan mengatakan bahwa Mac OS X termasuk dalam keluarga Unix. Hal yang menarik dari OS ini adalah keindahan tampilannya sehingga menjadikannya panutan bagi pengembang desktop lain.[rujukan?]
Rilis terakhir Mac OS diluncurkan sekitar bulan Mei 2005 dengan kode Tiger dengan versi 10.4.
Tahapan-tahapan OS X:
• Mac OS X Server 1.0 kode: "Rhapsody", dirilis: Maret 1999.
• Mac OS X Public Beta kode: "Kodiak", dirilis: September 2000.
• Mac OS X 10.0 (update 10.0.1-10.0.2-10.0.3-10.0.4) kode: "Cheetah", dirilis: Maret 2001.
• Mac OS X 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: "Puma", dirilis: Oktober 2001.
• Mac OS X Server 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: "Puma", dirilis: November 2001.
• Mac OS X 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2.8) kode: "Jaguar", dirilis: Agustus 2002.
• Mac OS X Server 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2.8), dirilis Agustus 2002.
• Mac OS X 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9) kode: "Panther", dirilis Oktober 2003.
• Mac OS X Server 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9), dirilis Oktober 2003.
• Mac OS X 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) kode: "Tiger", dirilis: April 2005.
• Mac OS X Server 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) dirilis: April 2005.
• Mac OS X 10.5 (update 10.5.1-10.5.2-10.5.3-10.5.4) kode: "Leopard", dirilis: Oktober 2007
• Max OS X 10.6 (kode: "Snow Leopard"; direncanakan beredar pada Juni 2009)
SISTEM OPERASI WINDOWS
Pergerakan versi Windows kelas rumahan
• Windows 1.0
• Windows 2.0
• Windows 2.1 (alias Windows/286 and Windows/386)
• Windows 3.0, Windows 3.1, Windows 3.1 for Workgroups, Windows 3.11, Windows 3.11 for Workgroups (WfW)
• Windows 95 (Windows 4.0)
• Windows 98 (Windows 4.1)
• Windows Millennium Edition (Windows 4.)
Pergerakan versi Microsoft berbasis Windows NT
• Windows NT 3.1, 3.5
• Windows NT 4.0
• Windows 2000 (Windows NT 5.0)
• Windows XP (Windows NT 5.1)
• Windows Server 2003, Windows XP 64-bit Edition 2003 (Windows NT 5.2)
• Windows XP Professional x64 Edition (Windows NT 5.2)
• Windows Fundamentals for Legacy PCs (Windows NT 5.1)
• Windows Vista (Windows NT 6.0)
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih "memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS.
Windows 2.x
Windows versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer dibandingkan dengan pendahulunya
Windows 3.0
Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual
Microsoft merilis Windows 95 dalam lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:
• Windows 95 - rilis yang sebenarnya dari Windows 95
• Windows 95 A - mencakup pembaruan Windows 95 Original Service Release 1 (OSR1) yang dimasukkan secara langsung terhadap instalasi.
• Windows 95 B - mencakup beberapa pembaruan mayor lainnya, seperti halnya sistem berkas FAT32, dan Internet Explorer 3.0. Versi ini juga dikenal dengan Windows 95 OSR2, atau banyak orang di Indonesia menyebutnya sebagai Windows 97.
• Windows 95 B USB - atau Windows 95 OSR2.1 merupakan versi Windows 95 yang menawarkan dukungan terhadap perangkat keras berbasis bus Universal Serial Bus/USB.
• Windows 95 C - atau Windows 95 OSR2.5 mencakup semua fitur di atas, ditambah Internet Explorer 4.0. Versi ini merupakan versi yang paling terakhir dirilis dari seri Windows 95.
Microsoft merilis Windows NT 4.0, sebagai penerus Windows NT 3.x yang sukses mengancam dominasi Novell Netware dan UNIX di pasar korporat. Windows NT 4.0 ini pada awalnya dikembangkan sebagai sebuah bagian dari usaha untuk memperkenalkan Windows NT kepada pasar workstation. NT 4.0 memiliki antarmuka yang sama dengan Windows 95, tetapi menggunakan kernel yang sama dengan Windows NT.
Windows NT 4.0 datang dalam empat versi:
• Windows NT 4.0 Workstation
• Windows NT 4.0 Server
• Windows NT 4.0 Server, Enterprise Edition (yang mencakup dukungan terhadap clustering dan SMP hingga 8-way)
• Windows NT 4.0 Terminal Server
• Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
Windows 2000
• Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0 atau "NT 5.0". Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.
• Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya.
Windows 2000 tersedia dalam enam edisi, yakni:
• Windows 2000 Professional
• Windows 2000 Server
• Windows 2000 Advanced Server
• Windows 2000 Datacenter Server
• Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
• Windows 2000 Datacenter Server Limited Edition
Windows Me
Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur "System Restore," yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami kegagalan
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
Windows XP
Windows XP tersedia dalam beberapa versi:
• Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
• Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
• Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
• Windows XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
• Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulan November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
o Windows XP Media Center Edition 2003
o Windows XP Media Center Edition 2004
o Windows XP Media Center Edition 2005, yang dirilis pada 12 Oktober 2004.
• Windows XP Tablet PC Edition, yang ditujukan untuk PC Tablet (PC dengan layar sentuh)
o Windows XP Tablet PC Edition 2005
• Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk sistem benam (embedded system)
• Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para pengguna komputer di beberapa negara berkembang.
• Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25 April 2005 untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakan prosesor 64-bit yang berbasiskan set instruksi x86-64 (AMD64 atau Intel EM64T).
• Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP yang ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan kompatibilitas dengan aplikasi 32-bit dengan menggunakan emulator perangkat lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor terakhir workstation berbasis prosesor Itanium menghentikan produk-produknya sebagai "workstation", karena memang mereka cenderung memfokuskan Itanium sebagai basis komputer server.
o Windows XP 64-bit Edition 2003, dibuat berbasiskan basis kode Windows NT 5.2 (sama seperti Windows Server 2003).
• Windows Server 2003
Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk sistem operasi Windows 2000 Server, yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage Your Server wizard" yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi 5.2.
Windows Server 2003 tersedia dalam lima buah edisi:
• Windows Server 2003, Web Edition
• Windows Server 2003, Standard Edition
• Windows Server 2003, Enterprise Edition (32-bit dan 64-bit)
• Windows Server 2003, Datacenter Edition
• Windows Server 2003, Small Business Server
Windows Vista
Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP
Windows Vista dijual dalam beberapa edisi:
• Windows Vista Starter
• Windows Vista Home Basic
• Windows Vista Home Premium
• Windows Vista Business
• Windows Vista Enterprise
• Windows Vista Ultimate
Windows Server 2008
Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode "Windows Server Codenamed Longhorn." Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dengan Windows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.
[sunting] Windows 7
Rilis selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik. Spesifikasi Windows 7 lebih ringan dan harganya juga lebih murah dari pada Windows Vista.
Sama seperti Windows Vista, Windows 7 juga terdiri 6 edisi yaitu:
• Windows 7 Starter
• Windows 7 Home Basic
• Windows 7 Home Premium
• Windows 7 Professional
• Windows 7 Ultimate
• Windows 7 Enterprise
Lewat kerja keras dan keuletan, Darmawan sukses menjadi pengusaha Roti. Ia merintis usahanya dari berdagang es lilin serta menjadi kondektur bus. Kini bisnisnya sudah menggurita, mulai dari pabrik roti, hingga toko bangunan.
Soal nasib urusan belakang. Itulah pegangan hidup Darmawan Setiabudi, pengusaha asal Pangkalan, Sumatra Barat. Kerja kerasnya selama sekitar 19 tahun kini membuahkan hasil. Grup usaha PT. Darmawan maju jaya yang berdiri sekitar 15 tahun silam, kini menjelma menjadi kerajaan bisnis dengan 50 karyawan. Kini usahanya juga sungguh beragam luas, mulai dari mengelola Toko Roti, toko bahan bangunan. "Nasib itu urutan kesekian. Siapa pun yang bekerja keras pasti bisa berhasil," ucap lelaki kelahiran Pangkalan, Maret 1961 ini mantap.
Darmawan tentu tidak asal omong. Boleh dibilang pria yang hanya menamatkan pendidikan madrasah tsanawiyah (setingkat SMP) dari sebuah pesantren di Padang ini, benar-benar sudah membuktikannya. Maklum, kerajaan bisnisnya itu ia rintis dengan susah payah dan bukan terima menjadi dari warisan. "Saya benar-benar mulai dari nol besar," tandas bapak tiga anak ini.
Merintis Sukses Dari Berdagang Bambu
Simak saja kisahnya, Darmawan muda sempat melakoni pekerjaan kasar seperti berdagang es lilin di kampung, menjadi kondektur bus, serta berjualan minyak tanah. Pekerjaan itu ia jalani hingga 1979 atawa sekitar lima tahun sejak menamatkan pendidikan menengah. Di saat senggang, ia juga ikut membantu ayahnya bertani di sawah.
Jalan terang agaknya mulai terbentang setelah Darmawan menikahi Kholifatun pada 1981. "Waktu itu umur saya baru 19 tahun, tapi saya nekat menikah," tuturnya mengenang. Nasibnya berubah bukan karena dia menikahi anak konglomerat. Sebaliknya, mungkin karena kian terdesak harus membiayai keluarga barunya, dia tak bisa lagi menyandarkan penghasilan dari kerja serabutan itu.
Maka, darmawan mulai menerjuni usaha dagang bambu dengan modal awal sekitar Rp 50.000. Modal ini ia kumpulkan dari upah membantu orang tuanya di sawah. "Usaha ini masih saya pertahankan sampai sekarang karena ia adalah cikal bakal semua usaha yang tidak bisa saya lupakan," tutur Darmawan
Guratan sukses Darmawan tampaknya memang sudah terukir di bambu. Sebab, jerih payahnya berjualan bambu tersebut menuai hasil lumayan. Apalagi beberapa pesanan dalam jumlah besar juga mulai berdatangan. Misalnya, dia sempat mendapat order dari sebuah kontraktor bangunan untuk menyuplai ribuan batang. Untungnya meningkat, dari sekitar Rp 70.000 sebulan menjadi Rp 470.000 saban bulan.
Selain mendapat order, ada berkahnya juga Darmawan bergaul dengan para kontraktor itu. Ia jadi mulai mafhum tentang seluk-beluk usaha bahan bangunan. Dua tahun setelah berdagang bambu, darmawan lantas mendirikan toko bahan bangunan dengan modal yang ia kumpulkan dari untung berdagang bambu. "Kekurangannya saya pinjam dari bank," ucapnya terus terang.
Rupanya pilihan darmawan melebarkan sayap ke bisnis bahan bangunan sungguh tepat. Karena usaha barunya itu benar-benar menjadi tambang emas yang tiada henti mengalirkan untung. Bahkan, tujuh tahun setelah berkutat di material, keuntungannya dari berjualan bahan bangunan sudah bisa menjadi modal untuk membeli beberapa bus besar. Darmawan seperti terobsesi berusaha di jasa sarana angkutan. Boleh jadi selain meraup untung dari jasa ini, dia ingin mengenang masa sulitnya menjadi kondektur.
Masih Muda Sudah Kaya Raya
Konglomerasi bisnis Darmawan tak berhenti sampai di situ saja. Ia pun mulai melirik bisnis pusat perbelanjaan lantaran melihat peluang yang masih terbuka lebar di Pekanbaru. Selain itu, "Saya ingin menjadi pelopor pengembang pribumi, daripada peluang itu diambil developer dari luar," ucapnya.
Sepak terjang Darmawan boleh dibilang mencengangkan karena ia membangun kerajaan bisnis itu saat usianya baru menginjak 31 tahun. Tak heran jika ia mendapat banyak penghargaan berkat keuletannya tersebut. Ini bisa dilihat dari tiga buah lemari besar yang penuh berisi berbagai penghargaan.
Darmawan tak memungkiri bahwa perkembangan bisnisnya ini tak lepas dari peran bank yang mengucurinya kredit. Tentu saja tak serta-merta bank mau mengucurkan pinjaman ketika usahanya belum sebesar sekarang. Kendati sekarang utangnya masih lumayan besar, dia mengaku tak risau ataupun malu. "Saya baru malu kalau tak bisa membayar," tegasnya.
Kesimpulan :
Keberhasilan yang diperoleh oleh pak Darmawan bukan nya dengan cara yang mudah dan tanpa hambatan. Beliau harus jatuh bangun untuk menjalankan usahanya. Walaupun bisnisnya tak lepas dari kucuran pinjaman. Tekad serta ke uletan yang ada dari diri Beliau yang membuktikan kesuksesan dari usaha yang dirintis nya. Sikap seperti itulah yang harus dimiliki untuk menjadi sebagai pengusaha.
Soal nasib urusan belakang. Itulah pegangan hidup Darmawan Setiabudi, pengusaha asal Pangkalan, Sumatra Barat. Kerja kerasnya selama sekitar 19 tahun kini membuahkan hasil. Grup usaha PT. Darmawan maju jaya yang berdiri sekitar 15 tahun silam, kini menjelma menjadi kerajaan bisnis dengan 50 karyawan. Kini usahanya juga sungguh beragam luas, mulai dari mengelola Toko Roti, toko bahan bangunan. "Nasib itu urutan kesekian. Siapa pun yang bekerja keras pasti bisa berhasil," ucap lelaki kelahiran Pangkalan, Maret 1961 ini mantap.
Darmawan tentu tidak asal omong. Boleh dibilang pria yang hanya menamatkan pendidikan madrasah tsanawiyah (setingkat SMP) dari sebuah pesantren di Padang ini, benar-benar sudah membuktikannya. Maklum, kerajaan bisnisnya itu ia rintis dengan susah payah dan bukan terima menjadi dari warisan. "Saya benar-benar mulai dari nol besar," tandas bapak tiga anak ini.
Merintis Sukses Dari Berdagang Bambu
Simak saja kisahnya, Darmawan muda sempat melakoni pekerjaan kasar seperti berdagang es lilin di kampung, menjadi kondektur bus, serta berjualan minyak tanah. Pekerjaan itu ia jalani hingga 1979 atawa sekitar lima tahun sejak menamatkan pendidikan menengah. Di saat senggang, ia juga ikut membantu ayahnya bertani di sawah.
Jalan terang agaknya mulai terbentang setelah Darmawan menikahi Kholifatun pada 1981. "Waktu itu umur saya baru 19 tahun, tapi saya nekat menikah," tuturnya mengenang. Nasibnya berubah bukan karena dia menikahi anak konglomerat. Sebaliknya, mungkin karena kian terdesak harus membiayai keluarga barunya, dia tak bisa lagi menyandarkan penghasilan dari kerja serabutan itu.
Maka, darmawan mulai menerjuni usaha dagang bambu dengan modal awal sekitar Rp 50.000. Modal ini ia kumpulkan dari upah membantu orang tuanya di sawah. "Usaha ini masih saya pertahankan sampai sekarang karena ia adalah cikal bakal semua usaha yang tidak bisa saya lupakan," tutur Darmawan
Guratan sukses Darmawan tampaknya memang sudah terukir di bambu. Sebab, jerih payahnya berjualan bambu tersebut menuai hasil lumayan. Apalagi beberapa pesanan dalam jumlah besar juga mulai berdatangan. Misalnya, dia sempat mendapat order dari sebuah kontraktor bangunan untuk menyuplai ribuan batang. Untungnya meningkat, dari sekitar Rp 70.000 sebulan menjadi Rp 470.000 saban bulan.
Selain mendapat order, ada berkahnya juga Darmawan bergaul dengan para kontraktor itu. Ia jadi mulai mafhum tentang seluk-beluk usaha bahan bangunan. Dua tahun setelah berdagang bambu, darmawan lantas mendirikan toko bahan bangunan dengan modal yang ia kumpulkan dari untung berdagang bambu. "Kekurangannya saya pinjam dari bank," ucapnya terus terang.
Rupanya pilihan darmawan melebarkan sayap ke bisnis bahan bangunan sungguh tepat. Karena usaha barunya itu benar-benar menjadi tambang emas yang tiada henti mengalirkan untung. Bahkan, tujuh tahun setelah berkutat di material, keuntungannya dari berjualan bahan bangunan sudah bisa menjadi modal untuk membeli beberapa bus besar. Darmawan seperti terobsesi berusaha di jasa sarana angkutan. Boleh jadi selain meraup untung dari jasa ini, dia ingin mengenang masa sulitnya menjadi kondektur.
Masih Muda Sudah Kaya Raya
Konglomerasi bisnis Darmawan tak berhenti sampai di situ saja. Ia pun mulai melirik bisnis pusat perbelanjaan lantaran melihat peluang yang masih terbuka lebar di Pekanbaru. Selain itu, "Saya ingin menjadi pelopor pengembang pribumi, daripada peluang itu diambil developer dari luar," ucapnya.
Sepak terjang Darmawan boleh dibilang mencengangkan karena ia membangun kerajaan bisnis itu saat usianya baru menginjak 31 tahun. Tak heran jika ia mendapat banyak penghargaan berkat keuletannya tersebut. Ini bisa dilihat dari tiga buah lemari besar yang penuh berisi berbagai penghargaan.
Darmawan tak memungkiri bahwa perkembangan bisnisnya ini tak lepas dari peran bank yang mengucurinya kredit. Tentu saja tak serta-merta bank mau mengucurkan pinjaman ketika usahanya belum sebesar sekarang. Kendati sekarang utangnya masih lumayan besar, dia mengaku tak risau ataupun malu. "Saya baru malu kalau tak bisa membayar," tegasnya.
Kesimpulan :
Keberhasilan yang diperoleh oleh pak Darmawan bukan nya dengan cara yang mudah dan tanpa hambatan. Beliau harus jatuh bangun untuk menjalankan usahanya. Walaupun bisnisnya tak lepas dari kucuran pinjaman. Tekad serta ke uletan yang ada dari diri Beliau yang membuktikan kesuksesan dari usaha yang dirintis nya. Sikap seperti itulah yang harus dimiliki untuk menjadi sebagai pengusaha.
#include <iostream>
#define maks 5
using namespace std;
class Queue{
friend ostream& operator<<(ostream&,const Queue&);
public:
Queue();
int penuh(int);
int kosong(int);
void cetak();
void enqueue(char);
char dequeue();
private:
char A[maks];
int banyak;
};
ostream& operator<<(ostream& out,const Queue& s)
{
cout<<"\nIsi Queue sebanyak : "<<s.banyak<<"yaitu:";
for(int i=0;i<s.banyak;i++)
out<<s.A[i]<<"";
}
Queue::Queue(){
banyak=0;
for(int i=0;i<maks;i++)
A[i]='0';
}
int Queue::penuh(int s){
return s==maks?1:0;
}
int Queue::kosong(int s){
return s==0?1:0;
}
void Queue::cetak()
{
cout<<"\nIsi Queue:";
for(int i=0;i<banyak;i++)
cout<<A[i]<<"";
}
void Queue::enqueue(char x)
{
cout<<"\nElemen:"<<x<<"masuk antrian";
if(penuh(banyak))cout<<"queue penuh";
else if(A[0]=='0'){
A[0]=x;
banyak++;
}
else{
int tempat=0;
while(A[tempat]>x)tempat++;
if(banyak !=tempat)//jika tempatnya tidak pada akhir antrian
for(int i=banyak;i>=tempat;i--)
A[i+1]=A[i];
A[tempat]=x;
banyak++;
}
}
char Queue::dequeue()
{
char temp=A[--banyak];
cout<<" \nDequeue elemen--> "<<temp;
A[banyak]='0';
return temp;
}
int main(int argc, char *argv[])
{
//main(){
Queue p;
char i;
char fk;
for(int c=0;c<4;c++){
cout<<"\n\n antrian"<<c+1<<":";cin>>i;
p.enqueue(i);}
cout<<p;
cout<<"\n sisipkan elemen baru : " ; cin>>fk;p.enqueue(fk);
cout<<p;
/*p.enqueue( 'b' );
cout<<p;
p.enqueue( 'd' );
cout<<p;
p.enqueue( 'c' );
cout<<p;
p.enqueue( 'e' );
cout<<p;
p.enqueue( 'a' );
cout<<p;*/
for(int c=0;c<5;c++){
char x=p.dequeue();
cout<<" elemen yang di-dequeue "<<x<<endl;
cout<<p;}
cout<<"\n\n\nNama HAYATUL FAUZAH AMRAN"<<endl;
cout<<"Nim 09018156"<<endl;
//return 0;
system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}
#define maks 5
using namespace std;
class Queue{
friend ostream& operator<<(ostream&,const Queue&);
public:
Queue();
int penuh(int);
int kosong(int);
void cetak();
void enqueue(char);
char dequeue();
private:
char A[maks];
int banyak;
};
ostream& operator<<(ostream& out,const Queue& s)
{
cout<<"\nIsi Queue sebanyak : "<<s.banyak<<"yaitu:";
for(int i=0;i<s.banyak;i++)
out<<s.A[i]<<"";
}
Queue::Queue(){
banyak=0;
for(int i=0;i<maks;i++)
A[i]='0';
}
int Queue::penuh(int s){
return s==maks?1:0;
}
int Queue::kosong(int s){
return s==0?1:0;
}
void Queue::cetak()
{
cout<<"\nIsi Queue:";
for(int i=0;i<banyak;i++)
cout<<A[i]<<"";
}
void Queue::enqueue(char x)
{
cout<<"\nElemen:"<<x<<"masuk antrian";
if(penuh(banyak))cout<<"queue penuh";
else if(A[0]=='0'){
A[0]=x;
banyak++;
}
else{
int tempat=0;
while(A[tempat]>x)tempat++;
if(banyak !=tempat)//jika tempatnya tidak pada akhir antrian
for(int i=banyak;i>=tempat;i--)
A[i+1]=A[i];
A[tempat]=x;
banyak++;
}
}
char Queue::dequeue()
{
char temp=A[--banyak];
cout<<" \nDequeue elemen--> "<<temp;
A[banyak]='0';
return temp;
}
int main(int argc, char *argv[])
{
//main(){
Queue p;
char i;
char fk;
for(int c=0;c<4;c++){
cout<<"\n\n antrian"<<c+1<<":";cin>>i;
p.enqueue(i);}
cout<<p;
cout<<"\n sisipkan elemen baru : " ; cin>>fk;p.enqueue(fk);
cout<<p;
/*p.enqueue( 'b' );
cout<<p;
p.enqueue( 'd' );
cout<<p;
p.enqueue( 'c' );
cout<<p;
p.enqueue( 'e' );
cout<<p;
p.enqueue( 'a' );
cout<<p;*/
for(int c=0;c<5;c++){
char x=p.dequeue();
cout<<" elemen yang di-dequeue "<<x<<endl;
cout<<p;}
cout<<"\n\n\nNama HAYATUL FAUZAH AMRAN"<<endl;
cout<<"Nim 09018156"<<endl;
//return 0;
system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}
#include <cstdlib>
#include <iostream>
#define maks 7
using namespace std;
class Queue{
friend ostream& operator<<(ostream&, const Queue&);
public:
Queue();
int penuh(int);
int kosong(int);
void cetak();
void enqueue(char);
char dequeue();
private:
char A[maks];
int banyak;
};
ostream& operator<<(ostream& out, const Queue& s)
{ cout<<"\n ISI QUEUE:";
for(int i=0;i<s.banyak;i++)
out<<s.A[i]<<" ";
}
Queue::Queue(){
banyak=0;
for(int i=0;i<maks;i++)
A[i]='0';
}
int Queue::penuh(int s){
return s == maks? 1:0;}
int Queue::kosong(int s){
return s == 0?1:0;}
void Queue::cetak(){
cout <<"\n ISI QUEUE:";
for(int i=0;i<banyak;i++)
cout<<A[i]<<" ";
}
void Queue::enqueue(char x){
cout<<"\nElemen:"<<x<<" masuk antrian ";
if(penuh(banyak))cout<<" \nqueue penuh!~!! ";
else if(A[0]=='0'){
A[0]=x;
banyak++;
}
else{
for(int i=banyak;i>=0;i--)
A[i+1]=A[i];
A[0]=x;
banyak++;
}
}
char Queue::dequeue()
{
char temp=A[--banyak];
cout<<"\nDequeue elemen -->"<<temp;
A[banyak]='0';
return temp;
}
int main(int argc, char *argv[])
{
Queue q;
for(char C='A'; C<'H'; C++){
q.enqueue(C);
cout<<q;
}
char p=q.dequeue();
q.cetak();
cout<<"\n";
cout<<"\n\nCetak pakai overloading:"<<q;
cout<<"\n";
cout<<"09018156\n";
system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}
#include <iostream>
#define maks 7
using namespace std;
class Queue{
friend ostream& operator<<(ostream&, const Queue&);
public:
Queue();
int penuh(int);
int kosong(int);
void cetak();
void enqueue(char);
char dequeue();
private:
char A[maks];
int banyak;
};
ostream& operator<<(ostream& out, const Queue& s)
{ cout<<"\n ISI QUEUE:";
for(int i=0;i<s.banyak;i++)
out<<s.A[i]<<" ";
}
Queue::Queue(){
banyak=0;
for(int i=0;i<maks;i++)
A[i]='0';
}
int Queue::penuh(int s){
return s == maks? 1:0;}
int Queue::kosong(int s){
return s == 0?1:0;}
void Queue::cetak(){
cout <<"\n ISI QUEUE:";
for(int i=0;i<banyak;i++)
cout<<A[i]<<" ";
}
void Queue::enqueue(char x){
cout<<"\nElemen:"<<x<<" masuk antrian ";
if(penuh(banyak))cout<<" \nqueue penuh!~!! ";
else if(A[0]=='0'){
A[0]=x;
banyak++;
}
else{
for(int i=banyak;i>=0;i--)
A[i+1]=A[i];
A[0]=x;
banyak++;
}
}
char Queue::dequeue()
{
char temp=A[--banyak];
cout<<"\nDequeue elemen -->"<<temp;
A[banyak]='0';
return temp;
}
int main(int argc, char *argv[])
{
Queue q;
for(char C='A'; C<'H'; C++){
q.enqueue(C);
cout<<q;
}
char p=q.dequeue();
q.cetak();
cout<<"\n";
cout<<"\n\nCetak pakai overloading:"<<q;
cout<<"\n";
cout<<"09018156\n";
system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}
#include <cstdlib>
#include <iostream>
using namespace std;
class Node{
friend class List;
friend ostream& operator<<(ostream&, const List&);
public:
Node(char& t, Node* p) : info(t), berikut(p){}
protected:
char info;
Node *berikut;
};
class List{
friend ostream& operator<<(ostream&, const List&);
public:
List() : kepala(0){}
~List();
void sisip(char t);
int hapus(char& t);
int kosong() {return (kepala == 0);}
void cetak();
protected:
Node* kepala;
Node* nodeBaru(char& t,Node* p)
{ Node* q = new Node(t,p); return q;}
};
ostream& operator<<(ostream& out, const List& k)
{
for (Node* p = k.kepala; p; p=p->berikut)
out << p->info << "->";
out << "*\n";
return out;
}
List::~List()
{
Node* temp;
for (Node* p = kepala; p;)
{
temp = p;
p = p->berikut;
delete temp;
}
}
void List::sisip(char t)
{
cout << "data "<< t << " masuk list :";
Node* p = nodeBaru(t,kepala);
kepala = p;
}
int List::hapus(char& t)
{
if (kosong()) return 0;
t = kepala->info;
Node* p = kepala;
kepala = kepala->berikut;
delete p;
return 1;
}
void List::cetak()
{
for (Node* p = kepala; p; p=p->berikut)
cout << p->info << "->";
cout << "*\n";
}
int main(int argc, char *argv[])
{
List x;
char data;
x.sisip('a');
cout << x;
x.sisip('b');
cout << x;
x.sisip('c');
cout << x;
x.sisip('d');
cout << x;
for (int i=0; i<4; i++){
x.hapus(data);
cout << data << " dihapus dari list :";
cout << x;
}
system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}
#include <iostream>
#include <cstdlib>
#define maks 5
using namespace std;
class Stack{
friend ostream& operator<<(ostream&, const Stack&);
public:
Stack();
int penuh(int);
int kosong(int);
void cetak();
void push(char);
char pop();
void PrintMatchedPairs(char *cek);
private:
char A[maks];
int banyak;
};
ostream& operator<<(ostream& out, const Stack& s){
cout << "\nIsi stack : ";
for (int i=0;i< s.banyak;i++)
out << s.A[i] << " ";
}
Stack::Stack(){
banyak = 0;
for (int i=0; i<maks; i++)
A[i] = '0';
}
int Stack::penuh(int s){
return s == maks ? 1 : 0;
}
int Stack::kosong(int s){
return s == 0 ? 1 : 0;
}
void Stack::cetak()
{
cout << "\nIsi stack : ";
for (int i=0;i< banyak;i++)
cout << A[i] << " ";
}
void Stack::push(char x)
{
cout << "\nElemen masuk : " << x;
if (penuh(banyak)) cout << "Stack penuh";
else if (A[0]=='0'){
A[0] = x;
banyak++; }
else {
for (int i=banyak; i>=0; i--)
A[i+1] = A[i];
A[0] = x;
banyak++; }
}
char Stack::pop()
{
cout <<"\nPop stack, elemen yang di-pop :" << A[0];
char temp=A[0];
for (int i=0;i<banyak; i++) A[i] = A[i+1];
A[banyak]= '0';
banyak--;
return temp;
}
void Stack::PrintMatchedPairs(char *cek){
int A[maks];
int j, length=strlen(cek);
for(int i=1;i<=length;i++){
if(cek[i-1]=='(');
else if (cek[i-1]==')')
cout << j << ' ' << i << endl;
}
}
int main(int argc, char *argv[])
{
cout<<"NAMA : HAYATUL FAUZAH AMRAN "<<endl;
cout<<"N IM : 09018156 "<<endl;
Stack stack;
for (char c='a'; c<'d'; c++){
stack.push(c);
stack.cetak();
}
char cek[maks];
cout << "Type an expression of length at most " << maks << endl;
cin.getline(cek,maks);
cout << "The pairs of maytching parentheses in " << endl;
puts(cek);
cout << "are" << endl;
// Printjika (*expr);
char p = stack.pop();
stack.cetak();
cout << "\n\nCetak pakai overloading : " << stack;
system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}
#include <cstdlib>
#define maks 5
using namespace std;
class Stack{
friend ostream& operator<<(ostream&, const Stack&);
public:
Stack();
int penuh(int);
int kosong(int);
void cetak();
void push(char);
char pop();
void PrintMatchedPairs(char *cek);
private:
char A[maks];
int banyak;
};
ostream& operator<<(ostream& out, const Stack& s){
cout << "\nIsi stack : ";
for (int i=0;i< s.banyak;i++)
out << s.A[i] << " ";
}
Stack::Stack(){
banyak = 0;
for (int i=0; i<maks; i++)
A[i] = '0';
}
int Stack::penuh(int s){
return s == maks ? 1 : 0;
}
int Stack::kosong(int s){
return s == 0 ? 1 : 0;
}
void Stack::cetak()
{
cout << "\nIsi stack : ";
for (int i=0;i< banyak;i++)
cout << A[i] << " ";
}
void Stack::push(char x)
{
cout << "\nElemen masuk : " << x;
if (penuh(banyak)) cout << "Stack penuh";
else if (A[0]=='0'){
A[0] = x;
banyak++; }
else {
for (int i=banyak; i>=0; i--)
A[i+1] = A[i];
A[0] = x;
banyak++; }
}
char Stack::pop()
{
cout <<"\nPop stack, elemen yang di-pop :" << A[0];
char temp=A[0];
for (int i=0;i<banyak; i++) A[i] = A[i+1];
A[banyak]= '0';
banyak--;
return temp;
}
void Stack::PrintMatchedPairs(char *cek){
int A[maks];
int j, length=strlen(cek);
for(int i=1;i<=length;i++){
if(cek[i-1]=='(');
else if (cek[i-1]==')')
cout << j << ' ' << i << endl;
}
}
int main(int argc, char *argv[])
{
cout<<"NAMA : HAYATUL FAUZAH AMRAN "<<endl;
cout<<"N IM : 09018156 "<<endl;
Stack stack;
for (char c='a'; c<'d'; c++){
stack.push(c);
stack.cetak();
}
char cek[maks];
cout << "Type an expression of length at most " << maks << endl;
cin.getline(cek,maks);
cout << "The pairs of maytching parentheses in " << endl;
puts(cek);
cout << "are" << endl;
// Printjika (*expr);
char p = stack.pop();
stack.cetak();
cout << "\n\nCetak pakai overloading : " << stack;
system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}
